Tuesday, October 7, 2014

Packing Tanpa Ribet

Bagi penggemar backpacking atau yang sering bepergian pasti pernah merasakan betapa ribetnya packing saat akan berangkat dan terutama saat akan pulang. Seringkali ransel yang pada saat berangkat cukup untuk semua barang-barang kita menjadi "menciut" saat kita packing barang di kamar hotel menjelang pulang.

Atau sering merasakan betapa ribetnya ketika ditengah perjalanan, di airport misalnya, ternyata barang yang kita butuhkan ada di tengah ransel , jadi mau tidak mau harus membongkar barang untuk mendapatkannya. Pernah? Nah tenang, anda tidak sendiri, hehehe... Pada tulisan kali ini saya akan mencoba berbagi kiat-kiat packing supaya jalan-jalan kita tidak terganggu hanya karena packing yang bikin pusing.
Foto : thenextweb.com

Cari Info Tentang Lokasi Tujuan
Misalnya jangan sampai salah kostum, Nggak mau kan menggigil kedinginan gara-gara hanya membawa jaket tipis ke tempat yang suhunya 5 derajat celcius? Makanya tanya-tanya om gugel dulu sebelum berangkat. Jangan cuma info lokasi wisatanya aja, tanya juga suhu, cuaca dan hal-hal kecil lainnya.


Foto : practicaltravelgear.com

Buat Checklist Barang Bawaan
Ini tujuannya bukan hanya mencegah ada barang yang diperlukan tapi nggak kebawa, juga berguna supaya kita tidak membawa barang-barang yang sebenarnya tidak kita perlukan selama trip yang kita jalani. Kalau hotel menyediakan handuk nggak perlu kan kita bawa-bawa handuk gede dari rumah? Males banget  nambah 1 – 2 kilo beban di punggung untuk barang-barang yang tidak kita perlukan sama sekali ?

Buat yang tripnya berbau petualangan, naik gunung misalnya, checklist ini sebaiknya ditinggal di rumah  dan diketahui orang rumah. Tujuannya, kalau terjadi apa-apa (amit-amiiit....) checklist tadi bisa jadi panduan buat Tim SAR untuk memperkirakan keadaan kita. Makanya buat sedetail mungkin.



Foto : everydayminimalist.com


Jangan Bawa Terlalu Banyak Pakaian
Yang memakan tempat paling besar di tas kita adalah pakaian.
Mungkin ada diantara kita yang rencana pergi hanya 3 hari tapi bawa pakaian intuk 1 minggu. Lu kata penganten mau ganti baju sehari 3 kali...hehehe

Bawa baju sesuai keperluan aja, kalau perlu bikin list nya hari apa pake baju yang mana. Buat baju tidur dipake 2 – 3 hari nggak apa-apa juga kan? Toh Cuma dipake tidur. Asal sebelum tidur jangan lupa mandi dulu sob, hehehe


Size Does Matter
Tidak perlu membawa pasta gigi ukuran family buat trip selama 3 hari kan? Kalau mau hemat, cari wadah-wadah kecil untuk menampung sabun cair, shampoo, lotion dan lainnya yang ada di rumah. Jangan lupa kasih label, biar nggak ada cerita sabun yang tertukar...hehehe. Dan yang paling penting, jangan sampai wadah itu bocor.

Organize Your Pack
Kelompokkan barang bawaan, yang paling praktis biasanya sesuai kapan diperlukan. Mana barang yang bakal sering keluar masuk selama perjalanan, mana barang yang hanya bakal keluar kalau kita sudah sampai di tujuan. Supaya lebih mudah tempatkan masing-masing kelompok barang di dalam wadah tersendiri, Berikan label kalau perlu, jadi nggak bingung dan rusuh waktu butuh.


Foto : bohemiantraveler.com

foto : wildbackpacker.com
Masukkan barang ke dalam ransel menurut timing penggunaannya. Baju misalnya taruh di paling bawah, toh hanya keluar kalau kita sudah sampai di tujuan. Sementara Jaket boleh lah di tempat yang mudah diambil, siapa tahu kedinginan di jalan. 


Jangan lupa membagi beban di ransel. Taruh barang yang berat sedekat mungkin dengan punggung, dan jangan lupa atur supaya beban kiri dan kanan rata. Jangan sampai pulang dari perjalanan malah harus ke tukang urut gara-gara ransel yang tidak seimbang.



Pulang Sama Pentingnya Dengan Berangkat
Mungkin banyak diantara kita yang merasa "kok tas gue pas pulang jadi nggak muat ya?" Tertuduh utama biasanya adalah pakaian kotor yang  dimasukkan sembarangan saja (bahasa Itali nya “diuwel-uwel”, hehehe). Coba luangkan waktu 5 menit saja buat melipat baju kotor sebelum dimasukkan ke ransel, cara sederhana ini bisa memaksimalkan ruang yang ada di ransel atautas kita.


“It is good to have an end to journey toward; but it is the journey that matters, in the end.” Kata Ernest Hemingway, Jadi jangan rusak perjalanan kita cuma gara-gara hal kecil yang terlupakan. Tapi kalau masih ada juga yang kelewat and bikin ribet, nggak usah bete, hadapi saja dengan tersenyum (ta elah....), Toh 1 minggu setelah pulang semua akan  mengenang kejadian itu sambil senyum-senyum juga kok. Enjoy your travelling....

No comments: